Pedoman, Prosedur dan Aturan Kerja

Prosedur Kerja, Tata Kerja, Dan Sistem Kerja

Prosedur kerja adalah tahapan dalam tata kerja tentang bagaimana mengelola sebuah pekerjaan, yang mengandung pengertian tentang apa, untuk apa, dan bagaiman pekerjaan harus diselesaikan.

Tata kerja adalah suatu cara yang ditempuh untuk mengatur sebuah pekerjaan agar terlaksana dengan baik dan efisien.

Contohnya :

Stabilitas : Maksudnya bahwa system, tata, dan prosedur kerja itu harus mengandung unsur tetap sehingga menjamin kelancaran dan kemantapan kerja.

Sistem Kerja adalah satu kesatuan antara tata kerja dan prosedur kerja sehingga membentuk suatu pola yang dapat dengan tepat menyelesaikan sebuah pekerjaan.

Contohnya :

Stabilitas : maksudnya bahwa system, tata, dan prosedur kerja itu harus mengandung unsur tetap sehingga menjamin kelancaran dan kemantapan kerja.

Fleksibilitas : artinya bahwa dalam pelaksanaanya tidak kaku tetapi harus luwes yaitu masih memungkinkan diadakannya saling pergantian tugas.

Pedoman Kerja

Pedoman kerja adalah suatu standar/pedoman tertulis yang dipergunakan untuk mendorong dan menggerakkan suatu kelompok untuk mencapai tujuan organisasi. Pedoman kerja juga merupakan tata cara atau tahapan yang dibakukan dan yang harus dilalui untuk menyelesaikan suatu proses kerja tertentu.

Pedoman kerja bertujuan antara lain sebagai berikut:

  1. Memperjelas peran dan fungsi tiap-tiap posisi dalam organisasi.
  2. Memperjelas alur tugas, wewenang dan tanggung jawab dari petugas/pegawai terkait.
  3. Melindungi organisasi/unit kerja dan petugas/pegawai dari malpraktik atau kesalahan administrasi lainnya.
  4. Untuk menghindari kegagalan/kesalahan, keraguan, duplikasi, dan inefisiensi.
  5. Memperlancar tugas petugas/pegawai atau tim/unit kerja.
  6. Sebagai dasar hukum bila terjadi penyimpangan.
  7. Mengarahkan petugas atau pegawai untuk sama-sama disiplin dalam bekerja.
  8. Sebagai pedoman dalam melaksanakan pekerjaan rutin.

Pedoman kerja dibutuhkan pada kondisi-kondisi berikut ini.

  1. Sebelum suatu pekerjaan dilakukan.
  2. Ketika mengadakan penilaian apakah pekerjaan tersebut sudah dilakukan dengan baik atau tidak.
  3. Ketika terjadi revisi, jika ada perubahan langkah kerja yang dapat mempengaruhi lingkungan kerja.

Dengan adanya pedoman kerja terdapat beberapa keuntungan yang diperoleh, yaitu antara lain:

  1. Alat pendidikan, terutama bagi pegawai baru.
  2. Alat untuk menyelesaikan perselisihan dalam hubungan kerja.
  3. Alat untuk mengadakan pembagian kerja dan mengatur frekuensi kerja yang tepat.
  4. Alat untuk mengetur tata ruang kantor.
  5. Alat untuk menghindarkan adanya pekerjaan yang bertumpuk.
  6. Alat perencanaan kerja dan pengembangnya di kemudian hari.
  7. Alat untuk mengadakan klasifikasi, uraian, dan analisis jabatan.
  8. Alat untuk menghemat waktu bagi pimpinan untuk mengetahui seluruh proses kerja.
  9. Alat untuk mempersiapkan mekanisme prosedur.

Aturan Kerja

Aturan kerja adalah peraturan yang dibuat secara tertulis oleh perusahaan yang memuat hal-hal umum mengenai perilaku didalam bekerja. Aturan kerja berlaku bagi semua pegawai dan seluruh unsur yang terlibat dalam perusahaan, pimpinan perusahaan, atasan langsung dari pegawai dan pegawai atau staf secara keseluruhan. Berikut ini adalah contoh aturan kerja dalam perusahaan dan disesuaikan dengan peraturan dari departemen tenaga kerja dan transmigrasi.

1) Waktu dan Kehadiran Kerja

1.Penetapan waktu kerja didasarkan kepaada kebutuhan perusahaan dengan                 memperhatikan peraturan perundangan yang berlaku.

2.Waktu kerja di perusahaan adalah 6 (enam) hari dalam satu minggu.

3.Jam kerja di perusahaan adalah 7 (tujuh) jm sehari dan 40 (empat puluh) jam seminggu.

4.Waktu dan jam kerja diperusahaan diatur sebagai berikut:

1.Nonoperasional

Hari Senin s/d Jumat:        jam      08.00 – 12.00

12.00 – 13.00 istirahat

Hari Sabtu                         jam      08.00 – 13.00

2.Operasional

Hari dan jam kerja pegawai operasional diatur sesuai dengan kebutuhan operasi perusahaan dengan bekerja dalam shift (pagi, siang, malam) berdasarkan jadwal kerja yang telah ditetapkan atasannya.

5.Jam istirahat tidak diperhitungkan sebagai jam kerja.

6.Pekerjaan yang dilakukan lebih dari 7 (tujuh) jam sehari dan 40 (empat puluh)     jam seminggu dihitung sebagai kerja lembur.

7.Setiap perubahan jam kerja oleh perusahaan diberitahukan sebelumnya   kepada pegawai dengan tenggang waktu yang layak.

8.Bagi pegawai yang melakukan tugas tertentu untuk kepentingan perusahaan berlaku jam kerja tersendiri sesuai dengan sifat pekerjaan.

9.Setiap pegawai wajib hadir dan mulai bekerja pada waktu hadir yang ditetapkan oleh perusahaan.

10.Pegawai mencatatkan sendiri kehadirannya pada waktu hadir yang disediakan perusahaan setiap masuk ke danpulang daari tempat kerja. Pegawai yang menyuruh orang lain mencatatkan waktu hadirnya dianggap melakukan pelanggaran tata tertib.

11.Keterlambatan masuk kerja atau meninggalkan tempat kerja sebelum jam kerja berakhir dan ketidakhadiran sehari penuh dianggap sebagai pelanggaran tata tertib kecuali dengan ijin tertulis atasan langsung dengan alasan-alasan yang dapat diterima.

12.Pegawai yang tidak masuk kerja karena sakit atau karena alasan lain yang dapat diterima perusahaan, wajib memberitahukan kepada atasannya selambat-lambatnya pada saat yang masuk kerja. Apabila ketidakhadiran karena:

1. Sakit lebih dari 2 (dua) hari diwajibkan memberikan surat keterangan dokter sesegera mungkin atau setelah masuk kerja kembali.

2.Hal-hal lainnya, pegawai diwajibkan membuat pemberitahuan tertulis.

13.Pada waktu kerja pegawai diwajibkan memakai Kartu Tanda Pengenal Pegawai (ID Card) selama dalam lingkungan Perusahaan atau Papan Nama (Name Tag) yang ditempatkan sebelah kiri atas dari kemeja atau blouse untuk wanita. Setiap pegawai yang akan meninggalkan kantor atau tempat kerja atau tidak masuk kerja harus memperoleh izin dari bagian personalia sert mengisi formulir izin.

2) Pakaian Seragam

1.Pegawai tertentu yang tugasnya demi keseragaman diharuskan memakai pakaian kerja.

2.Pakaian kerja disediakan Perusahaan untuk periode kerja tertentu sesuai dengan standar kualitas perlengkapan kerja yang berlaku, dan diatur dalam peraturan tersendiri.

3.Setiap pegawai yang mendapatkan pakaian kerja/seragam diwajibkan mengenakannya selama waktu kerja.

4.Pada waktu kerja pegawai diwajibkan mengenakan pakaian kerja yang rapi dan sopan.

3) Keselamatan dan Kesehatan Kerja

1.Setiap pegawai diwajibkan ikut menjaga ketertiban, keamanan, kebersihan, dan keselamatan kerja maupun dilingkungan kerjanya.

2.Apabila pegawai menemui hal-hal yang dapat membahayakan terhadap keselamatan pegawai dan perusahaan agar segera melaporkan kepada pimpina atau atasan.

3.Setiap pegawai wajib mempergunakan alat-alat keselamatan kerja dan juga mematuhi ketentuan-ketentuan mengenai keselamatan dan perlindungan kerja yang berlaku.

4.Setiap pegawai dilarang membawa, memindahkan dan meminjam kan alat/perlengkapan milik perusahaan tanpa izin yang berwenang.

4) Kewajiban Pokok Pegawai

1.Setiap pegawai wajib melaksanakan peritah/petunjuk dari atsan dengan penuh tanggung jawab.

2.Menaati tata tertib/peraturan perusahaan serta ketentuan-ketentuan yang berlaku.

3.Memberikan keterangan/laporan yang sebenarnya mengenai pekerjaan kepada Perusahaan dalam hubungan dengan tugasnya.

4.Menyimpan dan menjaga kerahasiaan semua keterangan yang didapat dalam pelaksanaan pekerjaanya.

5.Memelihara dan menjaga barang-barang milik perusahaan yang digunakan atau dipercayakan kepadanya.

6.Mengemukakan saran-saran yang bermanfaat bagi perusahaan kepada atasannya ataupun melalui saluran yang ditetapkan untuk itu.

Sumber :

Pengertian Tata Kerja, Prosedur Kerja, dan Sistem Kerja

http://pou-pout.blogspot.co.id/2013/07/pedoman-prosedur-dan-aturan-kerja_6.html

http://pawanasutha.blogspot.co.id/2015/03/tata-kerja-prosedur-kerja-dan-sistem.html

This entry was posted in Uncategorised. Bookmark the <a href="https://joejosephine94.000webhostapp.com/2017/11/pedoman-prosedur-dan-aturan-kerja" title="Permalink to Pedoman, Prosedur dan Aturan Kerja" rel="bookmark">permalink</a>.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *